Consol Bituseal: Waterproofing Membran Bakar Anti Bocor

Consol Bituseal: Waterproofing Membran Bakar Anti Bocor

Waterproofing Membran Bakar: Pendekatan Sistem Anti Bocor dengan Consol Bituseal

Kebocoran pada struktur beton hampir selalu berawal dari satu kesalahan mendasar: menganggap waterproofing sebagai lapisan, bukan sebagai sistem. Di lapangan, banyak kasus kegagalan terjadi bukan karena kualitas material yang buruk, melainkan karena sistem waterproofing tidak mampu bekerja sebagai satu kesatuan dengan struktur beton.

Untuk area dengan risiko kebocoran tinggi, pendekatan waterproofing membran bakar (torch-on membrane) masih menjadi salah satu solusi paling andal. Salah satu sistem yang banyak digunakan pada aplikasi profesional adalah Consol Bituseal.

Mengapa Banyak Sistem Waterproofing Gagal di Lapangan?

Berdasarkan praktik di lapangan, kegagalan waterproofing umumnya disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

  1. Ikatan tidak menyatu dengan beton
    Lapisan waterproofing hanya “menempel”, bukan terikat secara menyeluruh. Pada kondisi ini, air dapat bergerak di bawah lapisan (water tracking).
  2. Ketebalan tidak konsisten
    Sistem pelapis cair sangat bergantung pada teknik aplikator. Ketebalan yang tidak merata menjadi titik lemah terhadap tekanan air.
  3. Pergerakan struktur
    Retak rambut, susut beton, dan pergerakan termal sering kali melebihi kemampuan elastis lapisan tipis.
  4. Kesalahan sistem, bukan produk
    Penggunaan material tanpa primer yang tepat, detail overlap yang salah, atau metode aplikasi yang keliru.

Masalah-masalah tersebut menjelaskan mengapa pemilihan sistem jauh lebih penting daripada sekadar memilih produk.

Prinsip Kerja Waterproofing Membran Bakar

Waterproofing membran bakar bekerja berdasarkan prinsip fully bonded system. Membran dipanaskan hingga lapisan bitumen aktif, lalu ditekan ke permukaan beton sehingga:

  • Bitumen menyatu dengan pori-pori beton
  • Tidak ada rongga udara di bawah membran
  • Air tidak memiliki jalur untuk merembes secara lateral

Dengan prinsip ini, apabila terjadi kerusakan lokal, air tidak akan menyebar luas di bawah lapisan waterproofing.

Sistem Waterproofing Consol Bituseal

Consol Bituseal merupakan membran bakar berbasis APP modified bitumen dengan penguat composite polyester. Sistem ini dirancang untuk memberikan perlindungan kedap air yang kuat namun tetap fleksibel mengikuti pergerakan struktur beton.

Sistem aplikasi Consol Bituseal terdiri dari:

1. Substrat Beton

Permukaan beton harus:

  • Kuat secara struktural
  • Bersih dari debu, minyak, dan laitance
  • Kering sebelum aplikasi

Permukaan yang tidak dipersiapkan dengan baik akan menurunkan kualitas ikatan sistem secara keseluruhan.

2. Consol Bituprimer WB

Primer berfungsi sebagai lapisan pengikat awal antara beton dan membran. Penggunaan primer membantu:

  • Menutup pori mikro beton
  • Meningkatkan daya rekat membran
  • Mengurangi risiko delaminasi

Primer harus dibiarkan kering sebelum pemasangan membran bakar dilakukan.

3. Consol Bituseal (Membran Bakar)

Membran diaplikasikan dengan metode torch-on. Proses pemanasan harus cukup untuk mengaktifkan bitumen, tetapi tidak berlebihan agar penguat polyester tidak rusak.

Detail overlap dan sambungan menjadi titik kritis yang menentukan keberhasilan sistem.

Varian Consol Bituseal dan Aplikasinya

Pemilihan varian membran harus disesuaikan dengan kondisi akhir area aplikasi.

Consol Bituseal 3000 G (Granule – Exposed)

  • Permukaan atas berlapis granule
  • Dirancang untuk aplikasi exposed
  • Lebih tahan terhadap paparan cuaca dan sinar matahari

Lebih lanjut atau TDS mengenai Consol Bituseal 3000 G bisa dicek disini

Consol Bituseal 3000 S & 3000 HS (Fine Sand – Non-Exposed)

  • Permukaan atas berlapis pasir halus
  • Digunakan untuk aplikasi non-exposed
  • Umumnya dilindungi screed beton atau lapisan proteksi tambahan

Kesalahan dalam memilih varian sering menyebabkan penurunan umur layanan waterproofing.

Lebih lanjut atau TDS mengenai Consol Bituseal 3000 S bisa dicek di sini, untuk Consol Bituseal 3000 HS bisa dicek di sini

Keunggulan Teknis Consol Bituseal sebagai Sistem

Beberapa karakteristik teknis yang relevan dalam aplikasi lapangan:

  • Ketebalan membran yang konsisten (± 3 mm)

  • Ketahanan terhadap tekanan air

  • Kekuatan tarik yang baik untuk menahan pergerakan

  • Fleksibilitas terhadap retak rambut

  • Ikatan menyatu dengan beton melalui metode pembakaran

Karakteristik ini menjadikan Consol Bituseal cocok untuk aplikasi pada area dengan tuntutan teknis tinggi.

Prosedur Aplikasi Consol Bituseal (Ringkas & Teknis)

waterproofing membran bakar

Kinerja sistem membran bakar sangat ditentukan oleh kontrol aplikasi. Tahapan berikut merupakan prosedur teknis yang perlu diperhatikan di lapangan.

1. Persiapan Permukaan

Permukaan beton harus:

  • Kuat dan rata

  • Bersih dari debu, minyak, dan material lepas

  • Tidak terdapat genangan air

  • Sudut dibuat chamfer/fillet mortar untuk menghindari konsentrasi tegangan

Retak aktif atau pergerakan struktur harus ditangani terlebih dahulu sebelum pemasangan membran.

2. Aplikasi Primer – Consol Bituprimer WB

Primer diaplikasikan merata menggunakan roller atau kuas.

Fungsinya:

  • Meningkatkan daya lekat

  • Menutup pori mikro beton

  • Mengurangi risiko delaminasi

Membran hanya boleh dipasang setelah primer kering sempurna.

3. Pemasangan Membran (Torch-On)

  • Gulung dan posisikan membran sesuai arah drainase

  • Panaskan bagian bawah hingga bitumen aktif

  • Tekan ke permukaan beton secara bertahap

  • Pastikan tidak ada rongga udara

Pemanasan harus cukup untuk mengaktifkan bitumen, namun tidak berlebihan agar lapisan penguat tidak rusak.

4. Detail Overlap

Overlap adalah titik kritis sistem:

  • Sisi memanjang: ± 10 cm

  • Ujung: ± 15 cm

Sambungan yang baik ditandai dengan sedikit keluarnya bitumen cair dari area overlap.

5. Kontrol Akhir

Setelah pemasangan:

  • Periksa seluruh sambungan

  • Pastikan tidak ada gelembung

  • Evaluasi detail penetrasi dan drain

Sebagian besar kegagalan sistem terjadi pada detail sambungan dan penetrasi, bukan pada bidang utama.

Kenapa Bagian Ini Penting?

Waterproofing membran bakar bukan hanya soal produk, tetapi soal disiplin aplikasi. Tanpa kontrol pada setiap tahap di atas, sistem tidak akan bekerja optimal meskipun material yang digunakan berkualitas.

Area Aplikasi yang Direkomendasikan

Consol Bituseal umum digunakan pada:

  • Atap beton dan roof deck
  • Podium dan area terbuka
  • Basement dan retaining wall
  • Talang beton dan area transisi struktur

Setiap area memiliki detail teknis yang berbeda dan harus diperlakukan sesuai kondisi lapangan.

Pentingnya Aplikasi yang Terkontrol

Dalam sistem membran bakar, kualitas hasil sangat bergantung pada:

  • Persiapan permukaan
  • Kontrol panas saat aplikasi
  • Detail sambungan dan overlap
  • Kondisi cuaca saat pemasangan

Produk berkualitas tinggi tidak akan memberikan hasil optimal tanpa aplikasi yang benar.

Kesimpulan Teknis

Waterproofing bukan sekadar pelapisan, melainkan sistem proteksi struktural. Untuk area dengan risiko kebocoran tinggi, waterproofing membran bakar Consol Bituseal menawarkan pendekatan sistem yang lebih andal dibandingkan metode pelapis cair konvensional.

Dengan kombinasi substrat yang dipersiapkan dengan benar, primer yang tepat, dan aplikasi membran yang terkontrol, risiko kebocoran dapat ditekan secara signifikan dan umur layanan bangunan dapat diperpanjang.

Kunjungi artikel tentang Consol Lastic 777 PA, produk Waterproofing terkuat kami untuk kebutuhan anda di sini.

share this post to :